POLITICS

Orang Papua Tak Bahagia, Gubernur Lukas Enembe: Kita Tidak Aman di Negeri Sendiri

Indonesiaplus.id – Kondisi masyarakat Papua hidup di Bumi Cenderawasih dengan tidak bahagia. Pernyataan itu disampaikan oleh Gubernur Papua Lukas Enembe dalam sebuah sambutan di sebuah video yang beredar, Selasa (8/2/2022).

“Jadi, kehidupan orang Papua tidak bahagia. Orang Papua tidak happy di seluruh Papua. Di seluruh muka bumi ini yang tidak happy itu orang Papua. Kamu catat itu,” ungkap Lucas Enembe dalam video yang diunggah ulang oleh wartawan senior, Andreas Harsono di akun Twitter-nya, Rabu (9/2/2022).

Menurut Lukas bahwa beberapa daerah seperti Intan Jaya, Nduga, dan Pegunungan Bintang “menangis” dengan kondisi yang dialami oleh orang-orang Papua.

“Orang Papua itu tidak hidup dalam kebahagiaan. Intan Jaya menangis, Puncak menangis, Nduga menangis, Pegunungan Bintang menangis, dan Maybrat menangis,” katanya.

“Orang (Papua) menangis. Orang (Papua) tidak hidup aman di negeri kita sendiri. Kami lahir bukan untuk itu,” imbuhnya.

Lucas pun menegaskan bahwa orang Papua layak dan harus hidup dan menikmati kebahagiaan. “Kami mau hidup berbahagia. Kami ingin hidup menikmati kebahagiaan. Orang Papua harus hidup bahagia, itu utama,” katanya.

Dari potongan video sambutan Gubernur Papua Lukas Enembe berdurasi 1 menit 23 detik itu telah dilihat sebanyak 214 kali.

Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, menanggapi rekaman video tersebut. Dia meminta Presiden Jokowi agar membuka keran dialog terkait masalah Papua.

“Saya tidak pernah bosan-bosan meminta Jokowi buka kran demokrasi (Dialog). Sy kawatir jika akan muncul perlawanan masif semua org Papua meluapkan memori derita bisa lebih destruktif tapi & lepas karena dunia tdk akan diam. @jokowi,” kata Natalius Pigai di akun Twitter-nya.

Hingga kini, belum ada tanggapan langsung dari Lukas Enembe ataupun Pemprov Papua terkait video tersebut.[had]

Related Articles

Back to top button